Jumat, 23 Februari 2018

Wadan Lantamal VI hadiri peresmian gedung baru UNIFA Makassar

Makassar, Wakil Komandan Lantamal VI (Wadan Lantamal VI) Kolonel Marinir Rasman, M. Tr (Han) menghadiri peresmian gedung baru Universitas Fajar (UNIFA), bertempat di gedung ball room UNIFA Lt. II Jalan Prof. Abdurahman Basalamah, Jumat (26/01/2018).

Acara ini dihadiri oleh Wakil Presiden (Wapres) RI Jusuf Kalla, Gubernur Sulsel DR. H. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.Si., M.H., Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Agus Surya Bakti, Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs. Umar Septono, S.H., M.H., Chairman Fajar Group Alwi Hamu, Founder Bosowa Aksa Mahmud, serta sejumlah Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulsel lainnya.

Dalam sambutan Wapres kepada mahasiswa, mengharapkan mahasiswa melakukan perubahan dan berkontribusi kepada masyarakat dan pemerintah. Tak hanya itu, Wapres Jusuf Kalla juga menilai mutu pendidikan tidak dilihat dari ijazah saja, melainkan dari segi kemampuan dan penerapan ilmu.

“Pendidikan bukan sekedar ijazah, karena, ijazah itu hasil formal. Tapi pendidikan yang baik ialah kemampuan. Lulusan harus ada yang jadi professor, pengusaha dan PNS,” kata dia.

Wapres RI menaruh harapan besar kepada mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa. “Harapan saya mahasiswa bercita-cita besar, bukan asal cita-cita dan harus fokus," ucapnya.

Menurut Wapres, kampus atau universitas berbeda dengan museum. Kampus bertujuan sebagai penentu atau untuk melihat masa depan. Sedangkan museum sebagai pengingat masa lalu. Jadi, mahasiswa harus fokus dalam menentukan masa depannya.

Di akhir sambutannya, Jusuf Kalla menyampaikan selamat atas dibangunnya gedung baru UNIFA Makassar dan dengan fasilitas yang telah ditambahkan dapat membawa kemajuan universitas dan ke depan lebih baik lagi.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) dan didampingi oleh Gubernur Sulsel serta Chairman Fajar Group.
REDAKSI-der

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.