Kamis, 20 September 2018

Ini pesan terakhir Brigadir KH Nur Rohmat kepada Firmas Soebagyo anggota DPR RI

Pertemuan antara Firman Soebagyo Anggota DPR RI Komisi IV dengan KH Nur Rohmat pengasuh pondok pesantren yayasan Al isti’anah Jumat Siang Kemarin (16/2) ternyata pertemuan terakhirnya. Menurut Firman Soebagyo KH Nur Rohmat merupakan sosok kyai yang dikenal cukup lama. Menurutnya jarang kyai yang memiliki idealisme dan wawasan kenegaraan seperti KH Nur Rohmat.

Dalam pertemuan Jumat Siang Kemarin(16/2), menurut FS sapaan akrabnya KH Nur Rohmat menyampaikan banyak hal, seperti program bantuan yang telah diberikan ke pondok pesantran Al Isti’anah, hingga berbicara tentang negara. Firman Soebagyo sebagai anggota DPR RI diberikan pesan untuk selalu waspada terhadap gerakan komunis.

“Alhamdulillah kemarin itu diundang beliau untuk pertemuan. Membahas terkait masalah program bantuan yang berikan kepada umat dan khususnya ponpes ini, beliau menyampaikan manfanya luar biasa. Kemudian juga berpesan pada saya bahwa ponpes ini perlu dukungan lagi, juga yang sangat mengesankan beliau menyampaikan saya sebagai angggota dewan, tanggung jawab kedepannya semakin berat, terutama menyikapi gerakan komunisme,” jelasnya seusia pemakaman KH Nur Rohmat (17/2).

KH Nur Rohmat juga meminta kepada Firman Soebagyo untuk melakukan penataran sosialisasi empat pilar kebangsaan yang diadakan di pondok pesantren Al Isti’anah.

“Beliau menghendaki bahwa minta supaya Penataran sosialisasi empat pilar kebangsaan diadakan di ponpes ini. Itu apa yang menjadi pembicaraan terakhir, semua insyaallah dalam waktu dekat kami penuhi,” paparnya.

Bahkan saat ketika akan melaksanakan sholat Ashar Jumat kemarin (16/2) Firman Soebagyo yang hendak mengambil air wudlu di masjid namun Kh Nur Rohmat mengajak Firman Soebagyo untuk mengambil wudlu di rumah Kh H Nur Rohmat dan kemudian meminta berpoto bersama. Firman Soebagyo bersyukur, lantaran menurutnya mungkin dirinya orang terkahir yang diajak berbicara persoalan masyarakat, petani nelayan, dan kenegaraan.

“Bahkan kemarin mau salat ambil wudhu di masjid, beliau menarik saya ambil wudhu di rumah. Beliau. Kembali ke teras dan beliau ngajak foto bersama, kemudian beliau mendoakan bersama. Yang ditekankan lagi gerakan komunisme baru yang diwaspadai bersama,” kata Firman Soebagyo Anggota DPR RI Komisi IV.
REDAKSI-AnJ

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.


IdA Lain-Lain