Jumat, 21 September 2018

Damai Pilkada lewat diskusi interaktif

Kediri - Acara salah satu televisi swasta lokal di Kediri, Jawa Timur, kali ini mengangkat tema terkait momentum Pilkada yang bakal berlangsung Juni mendatang dan Romo Witak Chondro Wijoyo sebagai host, melempar pertanyaan atau argumen kepada nara sumber dari berbagai latarbelakang. Narasumber kali ini tidak lepas dari koneksinya dalam pentas Pikada ini, ada Kabag Ops Polresta Kediri Kompol Sunardi, Kasdim Kediri Mayor Inf Joni Morwantoto, Ketua KPU Kediri Agus Rofiq, Ketua Panwaslu Kediri Yoni Bambang Suryadi, dan ada Inspektorat Pemkot Kediri M.Makiali, Selasa (20/02/2018).

Sebelum masuk ke tema, Romo Witak Chondro Wijoyo membuat parikan terlebih dahulu seputar Pilkada yang sudah menjadi ciri khasnya sebelum acara dimulai. Usai parikan, Romo Witak Chondro Wijoyo melempar kata berupa pertanyaan atau argumen kepada para narasumber.

Yang pertama kali dilempar kata adalah Kompol Sunardi dan tentunya kata-kata tersebut berhubungan erat dengan Pilkada. "Kita mempersiapkan pengamanan Pilkada mendatang dengan Sispam Kota, artinya kita dalam latihan itu, melakukan simulasi masing-masing tahapan pilkada, apabila sewaktu-waktu ada peristiwa terburuk, bagaimana dan apa saja yang kita lakukan. Semua kita libatkan, ada TNI, ada Satpol PP, ada Linmas," terang Kompol Sunardi.

Menanggapi pernyataan dari Kompol Sunardi, Mayor Inf Joni Morwantoto juga sependapat akan hal tersebut, dan Kodim 0809/Kediri menurutnya juga sudah mempersiapkan segala hal terkait dengan pengamanan sebelum, saat, dan sesudah Pilkada mendatang. Demikian juga imbauan atau arahan internal dari Kodim Kediri, juga dilakukan, seiring dengan posisinya yang harus netral dalam pesta demokrasi 5 tahunan timgkat regional ini.

Sementara itu, Agus Rofiq menjelaskan, "KPU sudah menetapkan nomor urut dari masing-masing pasangan calon wali kota dan wakil wali kota, dan itu sudah ditetapkan. Kita juga sudah menjadwalkan agenda kampanye masing-masingan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota. Minggu kemarin, kita juga sudah melaksanakan penandatanganan deklarasi dan pawai kampanye damai, dan semua berjalan lancar".

Tak ketinggalan, Yoni Bambang Suryadi angkat bicara, terkait agenda Pilkada mendatang, ia berharap, segala ketentuan yang sudah ditetapkan agar dipatuhi semua pihak, baik pasangan calon wali kota dan wakil wali kota maupun pendukungnya. Menurutnya, segala bentuk praktek-praktek kecurangan dalam pilkada sudah ada aturannya, jadi tidak perlu lagi dikhawatirkan apabila akan terjadi tindakan negatif tersebut.

Di akhir acara, seperti biasa, kalimat yang sudah umum terdengar mengakhirinya, ”Kecap dibacem dicampur gulo. Mboten ngecap namung wicoro. Cekap semanten atur kawulo. Wonten lepat nyuwun sepuro.”
REDAKSI-der

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.


IdA Pilkada