Jumat, 21 September 2018

Tidak dapat pupuk, petani bisa tuntut pengecer

Miliki kartu tani, petani bisa menuntut kepada pengecer atau distributor jika tidak mendapatkan alokasi pupuk subsidi. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Pertanian Muchtar Efendi.


Menurut Muchtar Efendi, kartu tani ini merupakan jaminan dengan kaitannya dengan alokasi pupuk subsidi yang didapatkan oleh para petani.


Dengan memiliki kartu tani ini, para petani baik dari lahan dan kemudian jatah alokasi pupuknya sudah tercatat dalam waktu satu tahun. Sehingga petani yang memiliki kartu tani, namun tidak bisa menebus pupuk subsidi dari pemerintah bisa menuntut kepada pegecer atau distributor.


“Kalau petani nanti, memiliki kartu tani tidak mendapatkan pupuk bisa menuntut kepada pengecer atau distributor,” kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pati Muchtar Effendi, Kamis (22/2).


Selain penggunaan kartu tani sebagai penebus pupuk subsidi, juga upaya dari pemerintah untuk menghindari adanya manipulasi penyewengan pupuk, baik ditingkat pengecer maupun dinas pertanian. Menurut Muchtar Efendi, saat ini petani di Kabupaten Pati yang mendapatkan kartu tani baru 76 ribuan yang sudah dibagikan dari jumlah keseluruhan petani di Kabupaten Pati sekitar 118 ribu petani.


“Petani di Kabupaten Pati jumlah keseluruhan ada 118 ribu petani, kartu ada 114 ribu petani baru terproses, serta yang 76-ribuan yang sudah mendapatkan kartu tani,” jelas Muchtar.


Dalam pembuatan kartu tani, pihak Dinas Pertanian Kabupaten Pati mengalami beberapa kendala diantaranya petani sulit dihubungi, petani ada yang sudah imigrasi, hingga petani yang sudah beralih profesi.


“Kadang-kadang ada kendela seperti menghubungi petani itu sulit, karena petani tidak dirumah, petani imigrasi, dan meninggal dunia, ada yang alih profesi,” imbuhnya.


Namun, pihak Dinas Pertanian Kabupaten Pati terus melakukan upaya dengan menggandeng dinas terkait untuk melakukan pendataan supaya petani ini tidak ada kendala dalam penebusan pupuk.

REDAKSI-AnJ

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.


IdA Pertanian