Sabtu, 23 Juni 2018

Gerakan menanam 5.000 pohon

Demak - Upaya untuk mengurangi dampak pemanasan global sekaligus menjaga dan melestarikan lingkungan hidup, Kodim 0716 Demak beserta jajarannya turut berpartisipasi melakukan penanaman 5.000 pohon dan pelestarian biota, program penghijauan, dan pelepasan ribuan ikan di wilayah Dukuh Kedung Dolog, Desa Banyumeneng, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Minggu (25/02/18), yang diselenggarakan oleh Relawan Penanggulangan Bencana (PB) Angling Kusumo dan BPBD Kabapaten Demak dan segenap komponen masyarakat, dengan tema "Sayangi bumi bersihkan sampah".

Gerakan ini bertujuan untuk menanggulangi bencana alam, yang dihadiri tidak kurang dari 1.000 orang.

Kegiatan yang dihadiri oleh Dandim 0716 Demak dalam hal ini diwakili oleh Pasi Intel Dim Kapten Inf Rahmad Sugiarto tersebut, melibatkan ribuan orang di antaranya Bupati Demak HM. Natsir S.Pd. MM, Wakil Bupati Drs. Joko Susanto, Kapolres Demak yang diwakili oleh AKP Budi Harsono, anggota DPRD dari Partai PKB komisi C Bpk. Ulin Nuha S.Pdi, Muspika Kecamatan Mranggen, Kades Banyumeneng Bpk. Muntoha, Dinas LH, Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Demak, Dinas Pertanian Demak, Dinas Sosial Demak, PDAM, BPBD Demak, relawan, BKK Demak, BPR Restu Mranggen, PT Djarum, Perhutani, PT Rimbawana Agung Karangawen, FK.
Prestalindo, pegadaian Kanwil XI, Dewan Adat Giri Kusumo Ky. Musni, KKN UIN Walisongo Semarang, PKK Desa Banyumeneng, Toga, Tomas, dan segenap warga Desa Banyumeneng.

Dalam sambutannya, Bupati Demak menyampaikan bahwa, "Pelestarian alam dengan menanam pohon merupakan tanggung jawab kita bersama bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata. Saat menanam pohon kita sedang menanam doa dan harapan,untuk keberlanjutan hidup generasi yang akan datang. Ini semua sudah dapat kita rasakan akibatnya bila alam rusak. Pohon ditebang dengan sembarangan, yang akhirnya bencana seperti banjir dan tanah longsor akan terjadi sewaktu-waktu".

Upaya yang harus dilakukan untuk menjaga agar lingkungan tetap asri dengan banyak menanam pohon maka oksigen dan air tanah di Kabupaten Demak akan lebih terjaga.

Dalam sambutannya, Bupati juga mengimbau supaya masyarakat dapat turut berperan aktif memanfaatkan lahan dan halaman rumah dengan penghijauan, tanaman produktif, serta tanaman obat keluarga. "Untuk itu saya sangat apresiatif dengan kegiatan yang dilakukan para relawan yaitu penanaman pohon di aren hutan barang dan penebaran benih ikan di hulu sungai Dolok. Jenis pohon yang ditanam terdiri dari pohon Kosambi, pohon mahoni, mangga dan jambu masing-masing dengan jumlah 5000 pohon serta menabur 1300 ekor benih ikan Lele dan Nila,” demikian diungkapkan oleh Pasi Intel Kodim 0716/Demak.

Dijelaskan oleh Kapten Inf Rahmad Sugiarto, bahwa penghijauan tersebut sebagai momentum gerakan Indonesia menanam 5000 pohon dalam rangka menjaga dan melestarikan lingkungan hidup. “Untuk menambah komunitas tanaman yang akan berkontribusi menambah oksigen. Sehingga, akan mewujudkan lingkungan yang sehat. Diharapkan, untuk menjaga keberlangsungan tanaman ini agar lebih terjamin dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat diperlukan koordinasi dan kerjasama semua pihak untuk mengawasi dan merawat fisik tanaman tersebut, agar tanaman tersebut bisa tumbuh kembang dengan baik, dan tidak ada yang merusak pohon yang sudah ditanam ini,” tandasnya. (Pendim 0716/Demak)
REDAKSI-der

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.


IdA Lingkungan