Jumat, 20 April 2018

Tokoh agama dan warga tolak faham radikalisme

Tokoh agama Ahmad Sunaji, TNI, Polri dan warga masyarakat Desa Godo, Kecamatan Winong menyatakan menolak keberadaan faham radikalisme di Indonesia.

"Situasi kamtibmas di Desa Godo, Kecamatan Winong memang kondusif, namun demikian kondisi seperti ini tidak boleh membuat masyarakat lengah. Masyarakat harus tetap waspada," kata Brigadir Yoyok Babinkamtibmas Polsek Winong usai melaksanakan sholat Dzuhur di Masjid Baitussalam desa Godo, bersama Satgas TMMD dan warga, Rabu (21/3).

Dari TNI yang diwakili Sertu Jasmani juga menambahkan, meski sejauh ini Desa Godo dalam situasi yang kondusif, namun kewaspadaan akan masuknya faham radikalisme tetap mendapat perhatian khusus dari aparat keamanan.

"Kita tidak mengharapkan faham radikalisme memasuki Desa Godo. Di negara kita sudah ada Pancasila dan UUD 45. NKRI harus tetap kita jaga keutuhannya," pungkasnya.
REDAKSI-ank

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.


IdA Lain-Lain