Jumat, 17 Agustus 2018

Reskoba Polda Kaltara pantau jalur tikus perbatasan

Tarakan - Usai dilantik menjadi Direktur Reserse Narkoba (Dir Reskoba) Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara (Kaltara), AKBP Adi Affandi akan fokus melakukan pengawasan dan pemberantasan peredaran narkoba melalui jalur tikus yang ada di perbatasan Kabupaten Nunukan, Kaltara.

Diprioritaskannya Nunukan, dikatakan AKBP Adi Affandi, dikarenakan jalur tikus yang ada di Nunukan merupakan tempat awal masuknya narkoba jenis sabu-sabu di beberapa daerah hingga keluar dari Kaltara. "Sesuai arahan yang diterima, dalam waktu dekat penyelidikan tindak pidana narkotika akan kami lakukan dan utamakan di jalur tikus yang ada di Nunukan," ujar Affandi saat dikonfirmasi awak media, Rabu (18/4/2018).

Lebih lanjut, dikatakan Affandi, untuk melakukan pengawasan peredaran narkoba di wilayah perbatasan Kaltara, hanya saja Direktorat Reskoba Polda Kaltara masih terkendala kelengkapan personel dan fasilitas. Maka dari itu, Reskoba Polda Kaltara masih menunggu adanya penambahan personel. "Untuk jumlah personel yang ditempatkan di Reskoba Kaltara kita belum tahu, nanti tergantung dari bagian SDM. Tapi, dari setiap Polres di Kaltim dan Kaltara akan ada perwakilan dari reskoba yang akan di Tarik," terang mantan Wadir Reskoba Polda Kep Bangka Belitung.

Selain memperketat pengawasan di jalur perbatasan, ditambahkan Affandi, Reskoba Polda Kaltar juga akan melakukan pengawasan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang ada di Kaltara. "Tidak menutup kemungkinan masih ada narapidana yang masih mengendalikan peredaran sabu dari balik tembok lapas. Apalagi, di Kaltara ini ada napi WNA yang divonis seumur hidup diduga mengendalikan peredaran sabu," tegasnya.

Untuk melakukan pengawasan peredaran narkoba di perbatasan, Affandi mengungkapkan, Reskoba Polda Kaltara juga akan berkordinasi dengan stakeholder yang ada di Kaltara seperti BNNP, TNI, Paspamtas dan Polres yang ada di Kaltara. "Dalam waktu dekat ini kita akan berkordinasi dengan stakeholder yang ada di Kaltara. Hal ini kita lakukan untuk memberantas dan menekan masuknya narkoba di Kaltara," pungkasnya. (11man)
REDAKSI-der

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.


IdA Peristiwa