Senin, 20 Agustus 2018

Langkah menghentikan pencemaran laut di Makassar

Makassar, Pangkalan Utama TNI AL VI (Lantamal VI) bekerjasama dengan Perangkat Pemerintahan Kecamatan Ujung Tanah dan stakeholder untuk menghentikan pencemaran di laut. Hal ini menjadi agenda utama rapat yang dilaksanakan pada Selasa, (24/04/2018) di ruang rapat Bontomarannu Mako Lantamal VI.

Adapun hasil rapat bersama yaitu bahwa disetujuinya kembali untuk penutupan trashrack kanal panampu/barukang yang selama ini dibuka, yang mengakibatkan terbuangnya sampah ke laut mencapai 8 m kubik per jam. Balaibesar Pompengan setuju untuk menutup kanal tersebut dan bersinergi degan PU kotamadya, jika terjadi penumpukan sampah.

Lantamal VI akan menginisiasi untuk menghentikan segala bentuk pencemaran laut dengan mengaktifkan kembali fungsi trashrack pada kanal-kanal yg berada di makassar dan berkomitmen menghentikan segala bentuk sumber pencemaran laut.

"Kanal Panampu dan Barukang yang berada dibawah operasional Balai Besar Pompengan, sangat efektif menahan laju sampah yang menuju ke laut, oleh karena itu Lantamal VI bekerja sama dengan instansi terkait akan segera merealisasikan hasil rapat agar terlaksana secepatnya untuk mencegah pencemaran laut dari arus sampah yang lebih banyak lagi", ujar Dansatrol Lantamal VI Kolonel Laut (P) Bayu Trikuncoro S.E., usai rapat.

Turut hadir dalam tapat ini, Kasi Pemerintahan Camat Tottaka, Lurah dan ketua RT Pattingaloang, Lurah Tottaka, Lurah Gusung, Kepala UPTD PPI Paotere, perwakilan DKP Kota Makassar, perwakilan PU Kota Makassar, perwakilan Balai Besar waduk dan sungai Pompengan Jeneberang dan Ketua HNSI Makassar.
REDAKSI-der

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.


IdA Lingkungan