Minggu, 22 Juli 2018

Pemda Kota Cirebon bidik masuk 10 besar pada EKPPD

Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon membidik masuk 10 besar pada Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EKPPD) yang penilaiannya dilakukan tiap tahun oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terhadap kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah.

Hasil EKPPD terhadap Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD), Pemda Kota Cirebon mendapatkan status penilaian Sangat Tinggi (ST) yang pada 2016 lalu berada di posisi 26 atau naik dari posisi tahun sebelumnya yaitu posisi 27.

Adapun berdasarkan nilainya Pemda Kota Cirebon tahun 2016 mendapat nilai 3,2 atau naik dari tahun 2015 yang nilainya sebesar 3,1.

Penjabat Wali Kota Cirebon, Dedi Taufik mengatakan, penilaian dari Kemendagri terhadap kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah memotivasi para pimpinan daerah agar memberikan pelayanan lebih baik lagi kepada masyarakat.

Dia menuturkan, meski perolehan penilaian Pemda Kota Cirebon setiap tahunnya terus mengalami peningkatan akan tetapi penilaian kinerja ini agar diperhatikan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemda Kota Cirebon.

“Masing-masing OPD di Pemda Kota Cirebon agar melengkapi dokumen yang berikaitan dengan penilaian kinerja Pemda,” katanya usai menghadiri acara Malam Apresiasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah dalam rangka peringatan hari Otonomi Daerah XXII di Jakarta, Rabu (25/04).

Dia menambahkan, meski telah mengantongi penilaian Sangat Tinggi (ST) dalam penilaian EKPPD, akan tetapi Pemda Kota Cirebon menargetkan bisa masuk 10 besar daerah terbaik dalam hal pelayanan kepada masyarakat.

“Posisi Pemda Kota Cirebon saat ini di urutan ke-26, kedepan kami harapkan bisa masuk 10 besar,” tambahnya.
REDAKSI-der

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.


IdA Lain-Lain