Sabtu, 22 September 2018

Gerbek bandar sabu, Reskoba malah dapat senpi rakitan

Diduga kerap dijadikan lokasi transaksi dan pesta narkoba jenis sabu, Reskoba Polres Tarakan, Selasa (1/5) lalu sekitar pukul 17.30 WITA menggerbek sebuah kamar kos di Jalan Bukit Cinta RT. 16 Kelurahan Gunung Lingkas. Namun, bukannya mendapatkan barang bukti (BB) sabu, petugas Reskoba justru berhasil mendapatkan dua pucuk senjata api (senpi) rakitan laaras panjang jenis penabur lengkap dengan amunisinya.


Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira Midhyawan melalui Paur Subbag Humas Polres Tarakan Ipda Taharman menerangkan, sebelum berhasil menyita dua pucuk senpi rakitan, petugas Reskoba menerima laporan adanya sebuah kamar kos yang kerap dijadikan lokasi transaksi dan pesta sabu, yang dilakukan oleh IL dan rekannya TA. “Usai menerima laporan, petugas kami selanjutnya melakukan penyelidikan di rumah kos tersebut, bahkan saat itu banyak orang yang mondar-mandir di rumah kos yang dihuni IL dan TA. Setelah dirasa aman, baru petugas melakukan penggerbekan terhadap rumah kos tersebut,” ungkap Taharman.


Ketika dilakukan penggerbekan oleh petugas, dikatakan Taharman, IL dan TA tidak bisa berbuat banyak baru setelah itu dilakukan penggeledahan badan beserta kamar kos yang mereka tempat. Hasilnya, bukan sabu-sabu yang didapat, tapi petugas justru menemukan dua pucuk senpi rakitan jenis penabur. "Awalnya kita mendapatkan satu bilah sajam dari pinggang TA, pada saat dilakukan penggeledahan ulang petugas kembali mendapatkan dua pucuk senpi rakitan lengkap dengan tiga butir amunisi yang dibungkus dengan karung beras dan disembunyikan di bawah jok,” beber Taharman.


Taharman juga menambahkan, selain mengamankan dua pucuk senpi petugas Reskoba juga mendapatkan BB yang ada kaitannya dengan peredaran sabu di kamar kos tersebut yakni timbangan digital, plastik pembungkus sabu dan 2 buah penjepit yang di temukan dalam lemari pakaian. Setelah berhasil menyita seluruh BB yang ditemukan, selanjutnya IL dan TA digiring ke Mako Polres Tarakan. “Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, belakangan diketahui kalau IL dan TA ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), namun menjadi Target Operasi (TO) Reskoba,” ujar perwira yang pernah menjadi penyidik BNNK Tarakan.


Lebih lanjut diceritakan Taharman, karena tidak berhasil ditemukan narkoba jenis sabu-sabu, IL dan TA selanjutnya diserahkan ke Sat reskrim Polres Tarakan, guna dilakukan pengembangan lebih lanjut. Apalagi, salah satu senpi yang ditemukan, sudah terpasang amunisi didalamnya. “Itu artinya, salah satu senpi yang berhasil ditemukan sudah dalam posisi ready dan siap tembak, namun kami belum mengetahui pasti apakah sudah ada sasarannya apabelum. Maka dari itu, kasus ini kita limpahkan ke Satreskrim untuk ditindaklanjuti, guna mencari tahu apakah keduanya berkaitan dengan kasus kriminal lainnya,” tegasnya. 

REDAKSI-AnJ

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.


IdA Peristiwa