Rabu, 18 Juli 2018

Jambanisasi sasaran tepat TMMD membuat warga terseyum

Dampak sasaran fisik TMMD Reguler ke-102 Ta 2018 Kodim 0714 /Salatiga akan benar-benar dirasakan oleh warga Desa Bonomerto, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang apabila sasaran fisik berupa betonisasi jalan merupakan prioritas selesai di garap, warga akan merasakan dampak positifnya, karena kelak jalan itu bisa digunakan untuk jalur perekonomian desa.

Sementara itu untuk sasaran fisik lainnya, berupa pembuatan 11 jamban bagi keluarga kurang mampu di Dusun Mesu, Desa Bonomerta yang selama ini belum mempunyai jamban, benar-benar merasakan langsung bagi warga penerima, maupun bagi yang bukan penerima bantuan jamban dari Program TMMD Reg saja, melainkan lingkungan secara umum, otomatis akan mengubah pola hidup sehat yang bertujuan menjadi sehat lingkungan yang akan berdampak pada timbulya produktivitas yang tinggi.

"Minimal bagi warga yang kini sudah memiliki jamban tidak lagi BAB di sembarang tempat," tandas Bapak Slamet Anggota Satgas TMMD Reg.ke 102 Kodim 0714 Salatiga, Rabu 11/07.

Menurutnya, banyak hikmah dan dampak positif pelaksanaan TMMD Reg Kodim Salatiga di desa kami. Dampak nyata yang dirasakan warga, sasaran dan fasilitas yang dibangun oleh satgas TMMD ke 102
Sementara itu, Sopari warga Rt 03/Rw02 Dusun Mesu, Desa Bonomerto salah satu warga yang mendapatkan program jambanisasi, ketika ditemui di rumahnya Selasa (11/7) dia menyatakan sangat senang sekali dengan telah dibuatkan jamban oleh TNI Kodim 0714/ Salatiga bersama warga.

"Saya itu sudah lama ingin memiliki jamban sendiri seperti milik tetangga yang lain, mengingat penghasilan saya kecil sebagai pedagang kelapa yang untuk makn sehari hari saja kurang,apalagi membuat jamban. Alhamdulillah keinginan itu kini menjadi kenyataan setelah adanya bantuan," ujarnya.
REDAKSI-AnJ

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.


IdA Kemanusiaan