Rabu, 18 Juli 2018

Miris ditinggalkan ibunya di RS, bayi ini dibawa ke panti

Petugas P3S Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan menyelamatkan seorang bayi berumur tiga bulan yang ditinggalkan ibunya di Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati, Jakarta Selatan. Bayi berjenis kelamin perempuan itu sekarang telah dibawa ke Panti Sosial Asuhan Anak Balita Tunas Bangsa milik Dinas Sosial DKI Jakarta.

Salah seorang petugas P3S Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, Sutikno mengatakan, bayi tersebut ditinggalkan ibunya sejak tiga bulan yang lalu setelah melahirkan di rumah sakit. Ibunya yang bernama Wiwied pergi dari rumah sakit dengan alasan mencari suaminya.

"Sudah hampir 3 bulan, ibu atau keluarga bayi itu belum datang lagi ke rumah sakit. Maka kami lakukan penyelamatan agar bayi tersebut bisa terpenuhi kebutuhan dasarnya," ungkap Sutikno saat dihubungi pada Kamis (12/7).

Ia juga menceritakan, mulanya warga menemukan Wiwied yang sedang hamil tua di kawasan Kecamatan Pesanggrahan. Ia tidak memiliki identitas dan sudah dalam kondisi ingin melahirkan sehingga warga bergegas membawanya ke Rumah Sakit Umum Kecamatan Pesanggrahan.

Pihak RSUK Pesanggrahan kemudian merujuknya agar wanita tersebut dibawa ke RSUP Fatmawati untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif. Wiwied pun akhirnya melahirkan di RSUP Fatmawati dengan proses persalinan yang berjalan lancar.

"Setelah melahirkan, Ibu Wiwied mau pergi dari rumah sakit. Dia beralasan mau cari suaminya. Pihak rumah sakit pun mengizinkan. Tapi sampai sekarang nggak ada kabar orang tuanya," kata Sutikno.

Karena bayi tersebut telantar, pihak rumah sakit pun melaporkannya kepada petugas. Dengan segera petugas membawa bayi tersebut ke panti milik Dinas Sosial untuk mendapatkan perawatan dan kebutuhan dasarnya.
REDAKSI-AnJ

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.


IdA Kemanusiaan