Selasa, 25 September 2018

BKIPM Semarang bersama masyarakat sisir sampah di Pantai Maron

Aksi penyisiran sampah yang dilakukan BKIPM bersama masyarakat di sepanjang Pantai Maron sebagai kepedulian pada kebersihan lingkungan, khususnya di laut. Banyaknya sampah di laut selain akan mengganggu estetika pantai, bahaya pula untuk ekosistem laut.

"Sampah yang mencemari lautan ekosistem laut, seperti ikan. Selain akan meracuni ikan sendiri akan membahayakan pula jika dikonsumsi manusia," Jelas Kepala Balai KIPM Semarang, R Gatot Perdana, Minggu (19/8).

Sampah yang terkumpul lebih banyak dari jenis plastik, seperti sedotan, bekas air minum, padahal penguraian sampah plastik membutuhkan waktu hingga ratusan tahun untuk pengurainnya.

Gatot mengimbau kepada masyarakat ketika datang ke pantai, untuk membuang sampah pada tempatnya.

Aksi penyisiran sampah juga dilakukan serentak di 73 titik sepanjang pantai Indonesia, aksi yang dipelopori oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan RI. Usai kegiatan pemungutan sampah dilanjutkan menghadap ke laut sebagai rasa cinta laut.
REDAKSI-ank

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.


IdA Lingkungan