Selasa, 25 September 2018

Syukuran peringatan HUT ke-17 Korps Suplai di Lantamal VI

Memperingati HUT ke-17, Korps Suplai tahun 2018, sekuruh anggota korps Suplai yang berdinas di Pangkalan Utama TNI AL VI (Lantamal VI) melaksanakan acara syukuran yang di ruang Panti Perwira(PP) Jaladri Mako Lantamal VI, Senin, (03/09).

Syukuran diperingati dengan cara sederhana ini di tandai dengan pemotongan tumpeng oleh Aspers Danlantamal VI Kolonel Laut (S) Mulyawan, S.E dan diserahkan kepada Kapten Laut (S) Teguh Waskita Aditama sebagai anggota yang baru berdinas di Lantamal VI.

Kepala Dinas Keuangan Angkatan Laut (Kadiskual) Kolonel Laut (S) R. Anang Dwi Kuncoro, S.E., M.M dalam amanatnya yang dibacakan Kepala Keuangan Wilayah (Kakuwil) Lantamal VI Letkol Laut (S) Vencentsius Suwantara, S.E mengatakan, hal yang terpenting dari peringatan hari jadi Korps Suplai tahun ini adalah bagaimana kita melihat kembali pemaknaan melalui refleksi sebagai upaya untuk menengok masa lalu dalam bentuk mata rantai sejarah dan fondasi yang sangat bernilai untuk menghadapai masa kini dan masa depan.

Perlu diketahui bersama bahwa Korps Suplai memiliki tiga bidang lingkup profesi dasar yaitu pembekalan, keuangan dan administrasi umum. Diharapkan ketiga bidang bisa diawaki dengan baik oleh personel Korps Suplai. Banyak jabatan jabatan strategis yang dipercayakan kepada personel korps Suplai, itu berarti bahwa penilaian pemimpin terhadap korps Suplai semakin baik. Hal tersebut merupakan suatu kebanggaan sebagai insan korps Suplai, namun kepercayaan ini bagi kita harus menjadi batu loncatan untuk bisa mengembangkan potensi diri di luar bidang profesi dasar Korps.

Hadir dalam acara tersebut Aspers Danlantamal VI Kolonel (S) Mulyawan, S.E serta Perwira dan anggota Korps Suplai yang berdinas di Lantamal VI.
REDAKSI-AnJ

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.


IdA Perayaan