Selasa, 25 September 2018

Rusia yang melihat ke timur temukan tiga `pemandangan indah`

Forum Ekonomi Timur Ke-4 berlangsung di Vladivostok, Rusia pada 11-13 September. Forum dihadiri Presiden Tiongkok Xi Jinping serta beberapa kepala negara atau pemerintah lainnya dan lebih dari 60 delegasi. Skala forum tahun ini adalah yang terbesar dibanding tiga kali forum sebelumnya.
Forum Ekonomi Timur diinisiatifkan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin pada 2015 sebagai salah satu dari paket kebijakan “melihat ke timur”.
Melihat ke timur, Rusia melihat manfaat dari kerja sama Tiongkok-Rusia. Sebagai mitra perdagangan terbesar bagi Rusia, Tiongkok setiap tahun mengirim delegasi berskala besar untuk menghadiri Forum Ekonomi Timur sejak 2015. Kehadiran Xi Jinping kali ini adalah untuk pertama kalinya kepala negara Tiongkok tampak hadir di Forum Ekonomi Timur Rusia. Ini sepenuhnya memperlihatkan sikap positif Tiongkok untuk ambil bagian dalam kerja sama di kawasan Timur Jauh.
Kerja sama Tiongkok dan Rusia di kawasan Timur Jauh kini memainkan peranan yang semakin penting dalam hubungan kemitraan kolaborasi strategis dan komprehensif kedua negara. Tiongkok kini adalah mitra perdagangan terbesar serta sumber investasi asing terbesar bagi Rusia di kawasan Timur Jauh dengan jumlah investasinya tercatat US$ 4 miliar. Sebanyak 26 perusahaan Tiongkok telah bermarkas di “Zona Perkembangan Futuristik” dan pelabuhan bebas Vladivostok. Sementara itu, kedua pihak tengah melakukan negosiasi tentang pembangunan jalan kereta api dan jalan raya di atas Sungai Heilongjiang, sungai perbatasan antara Tiongkok dan Rusia guna meningkatkan level konektivitas infrastruktur kedua negara di daerah perbatasan. Tak pelak lagi, peningkatan kerja sama dengan Tiongkok adalah salah satu isi penting dari kebijakan “melihat ke timur” Rusia.
Nyata sekali pertumbuhan cepat ekonomi di kawasan Asia Pasifik adalah dasar bagi pelaksanaan strategi “melihat ke timur”. Sebagai salah satu kawasan dengan pertumbuhan ekonomi yang paling cepat di dunia, kawasan ekonomi Asia dan Pasifik adalah pasar konsumsi terbesar dan sumber investasi potensial bagi Rusia. Rusia mengembangkan ekonomi di wilayah Timur Jauh, bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan perkembangan ekonomi dan sosial setempat, tapi juga untuk mendorong perkembangan ekonomi Rusia secara keseluruhan.
REDAKSI-AnJ

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.


IdA Media