Sabtu, 23 Januari 2021 09:13

Presiden Tiongkok Xi Jinping inspeksi persiapan Olimpiade Musim Dingin

Olahraga

Presiden Tiongkok Xi Jinping baru-baru ini mengadakan inspeksi terhadap pekerjaan persiapan Olimpiade dan Paralimpiade Musim Dingin Beijing, serta memimpin lokakarya khusus. Tahun lalu, terpengaruh oleh wabah virus Covid-19, usaha olahraga di seluruh dunia menderita tantangan yang belum ada. Akan tetapi, oleh karena Tiongkok telah secara efektif mengontrol wabah, maka persiapan olimpiade dan paralimpiade serta pelatihan atlet tidak terpengaruh banyak. Inspeksi Presiden Xi Jinping kali ini akan lebih lanjut mendorong kemajuan persiapan terkait, dan juga akan memberikan energi baru kepada perkembangan perindustrian olahraga dunia.

Masa kini, Komite Olimpiade Internasional (IOC) sedang mendiskusi apakah Olimpiade Tokyo akan diselenggarakan tepat waktu karena wabah virus Covid-19 terus melonjak. Hal ini mengundang perhatian dan prihatin para atlet di seluruh dunia. Sementara itu, hanya tinggal satu tahun menjelang penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin 2022, Tiongkok percaya bahwa akan mengadakan Olimpiade Musim Dingin yang menarik perhatian seluruh dunia sesuai jadwal, menyediakan lapangan persaingan yang adil dan aman untuk semua atlet.

Selain tujuan untuk menyelenggarakan Olimpiade Musim Dingin tepat waktu, penyelenggaraan olimpiade musim dingin juga akan menegakkan contoh untuk perkembangan olahraga, kebudayaan dan pariwisata, serta memasyarakatkan olahraga es dan salju.

Presiden Xi Jinping dalam inspeksi kali ini pertama kali mengajukan ide “membangun sabuk pariwisata terpadu kebudayaan dan olahraga Beijing-Zhangjiakou”. Ini berarti seiring dengan berjalannya persiapan olimpiade musim dingin, sebuah tugas perkembangan baru akan dilakukan, ini juga memperpadat makna baru untuk strategi perkembangan koordinasi Beijing-Tianjin-Hebei. Olahraga dan pariwisata kebudayaan merupakan jalur penting melibatkan seluruh masyarakat untuk menikmati keuntungan olimpiade, juga merupakan daya tarik penting untuk mendorong transformasi dan pertumbuhan ekonomi.

Olahraga kuat, jadi negara kuat. Pencapaian target olahraga yang kuat harus berlandaskan pada masyarakat yang rela berolahraga. Pemerintah Tiongkok yakin bahwa Tiongkok akan mengembangkan olahraga es dan salju melalui Olimpiade dan Paralimpiade Musim Dingin Beijing, dengan demikian 300 juta rakyat Tiongkok akan berpartisipasi dalam olahraga es dan salju. Kepopuleran olahraga es dan salju juga akan meningkatkan perkembangan perindustrian terkait.

Menurut “Laporan Perkembangan Pariwisata Es dan Salju Tiongkok 2020”, jumlah total orang Tiongkok yang mengikuti pariwisata es dan salju mencapai 224 juta orang pada musim es dan salju tahun 2018-2019, skala nilai keluaran mencapai 800 miliar yuan RMB, pasar es dan salju massal yang berpusat pada pariwisata es dan salju hiburan sedang terbentuk, es dan salju menjadi alat mendapat kekayaan.

Produk olahraga sebagai perindustrian rendah karbon adalah arah perkembangan semua negara. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia Sandiaga Uno yang baru dilantik sudah mengadakan diskusi mendalam dengan Menteri Pemuda dan Olahraga mengenai topik ini. Perkembangan perindustrian olahraga terkait Tiongkok patut dipelajari Indonesia, Olimpiade Musim Dingin 2022 juga akan membuka pintu untuk negara tropis Indonesia untuk mengenal olahraga es dan salju.

favorite 3 likes

question_answer 0 Updates

visibility 253 Views

Update
No Update Available
Related News
Arti signifikan dari penambahan kata “Together” dalam moto olimpiade
Desain obor untuk Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 secara resmi dirilis
Olimpiade Musim Dingin 2022 Beijing canangkan hitungan mundur satu tahun
×