Minggu, 05 Desember 2021 11:40

Seperti apa Demokrasi Sejati? Coba lihat Demokrasi Tiongkok

Luar Negeri

“Selama berkunjung di desa-desa Tiongkok, saya melihat banyak petani duduk berkumpul di bawah pohon, bersama merundingkan perkembangan desa dirinya. Perundingan mereka selalu dimulai dari perdebatan sengit dan berakhir dengan bergandengan tangan.” Inilah kesan Deputi Walikota Bath, Inggris Yukteshwar Kumar pada demokrasi Tiongkok.

Apa yang disaksikan Yukteshwar di Tiongkok dinamakan “Demokrasi Bangku”. Dalam Buku Putih Demokrasi Tiongkok yang dirilis pemerintah Tiongkok pada Sabtu kemarin(4/12) juga ada perkenalan tentang gaya demokrasi lapisan dasar ini. Sementara itu Buku Putih secara menyeluruh memperkenalkan gagasan, tata susunan sistematis, dan praktik demokrasi Tiongkok, dan menunjukkan “Rakyat yang menjadi tuan rumah adalah Hakikat dan inti demokrasi Tiongkok”.

Demokrasi sebenarnya berarti “rakyat berkuasa, kekuasaan dipegang oleh rakyat”. Akan tetapi, negara-negara Barat mengelirukan arti demokrasi sebenarnya, menjadikan sistem demokrasi Barat sebagai standar demokrasi satu-satunya, termasuk kompetisi partai politik dan “satu orang satu suara”. Praktek demokrasi seluruh proses Tiongkok menunjukkan, terdapat banyak cara untuk mewujud demokrasi, mana yang paling adaptasi adalah cara yang paling baik. Apakah negara ini negara demokrasi atau tidak, kuncinya ialah rakyat menjadi tuan rumah.

Umpamakan pemilu, pemilihan wakil rakyat berbagai tingkat Tiongkok dilaksanakan dengan pemilihan langsung dan pemilihan tidak langsung. Di antaranya, wakil rakyat tingkat kecamatan dan kabupaten dipilih langsung oleh para pemilih. Saat ini, Tiongkok sedang mengadakan pemilihan wakil rakyat tingkat kecamatan dan kabupaten dengan disertai oleh sebanyak satu milyar pemilih. Ini merupakan pemilihan skala terbesar di dunia.

Di Tiongkok, semua keputusan legislatif harus dikeluarkan menurut prosedur secara ilmiah dan demokratif. Misalnya, Tiongkok setiap lima tahun menyusun sebuah rencana pembangunan ekonomi dan sosial. Dalam proses penyusunan Repelita ke-14 yang mulai dilaksanakan tahun ini, badan terkait menerimakan sebanyak 1.000 masukan daripada jutaan pesanan warganet Tiongkok.

Justru seperti apa yang dikatakan oleh Buku Putih, demokrasi sejati dan baik, adalah rakyat sebagai tuan rumah, rakyat tidak saja mempunyai hak pemilihan dan pemungutan suara, tapi juga mempunyai hak partisipasi meluas, tidak saja dapat menyatakan keinginannya sendiri, tapi juga dapat mewujudkannya secara efektif, tidak saja mendorong perkembangan negara, tapi juga menikmati bersama hasil-hasil perkembangan. Survei yang dilakukan lembaga Barat menunjukkan, kepuasan rakyat Tiongkok kepada pemerintah terpelihara pada 90 persen ke atas setiap tahun. Ini merupakan manifestasi paling riil demokrasi Tiongkok yang berdaya dinamika kuat.

favorite 0 likes

question_answer 0 Updates

visibility 143 Views

Update
No Update Available
Related News
Gladi pertama gala Tahun Baru Imlek 2022 digelar
Tuduhan terhadap Chen Gang dicabut
Kegagalan demokrasi ala AS pada tahun lalu
×