Sabtu, 15 Januari 2022 09:07

Perdagangan luar negeri Tiongkok terobos US$ 6 triliun

Ekonomi

Menurut data yang dirilis Administrasi Umum Kepabeanan Tiongkok pada hari Jumat kemarin (14/1), ekspor dan impor Tiongkok pada 2021 membukukan volume sebesar 6,05 triliun dolar AS untuk mencetak rekor baru sepanjang sejarah. Dengan prestasi tersebut, posisi Tiongkok sebagai negara perdagangan terbesar di dunia diperkokoh lebih lanjut.

Berikut akan kami uraikan mengapa Tiongkok bisa mencapai prestasi gemilang tersebut.

Pertama, Tiongkok selalu berada di barisan depan dunia baik dalam penanggulangan pandemi COVID-19 maupun pengembangan ekonomi. Produksi dan permintaan konsumsi telah menyediakan tunjangan kuat bagi pertumbuhan mantap perdagangan luar negeri Tiongkok. Dalam dua tahun yang lalu, ekonomi Tiongkok telah menunjukkan ketangguhan yang kuat dalam menanggulangi pandemi, dan terbukti tren perkembangannya dalam jangka panjang tidak berubah.

Sementara itu, ekonomi global terus mengalami pemulihan yang kontinu dan permintaan dari luar negeri terus bertambah, sehingga dengan kuat mendorong perdagangan luar negeri Tiongkok naik ke jenjang baru. Yang patut diperhatikan ialah ekspor bahan obat-obatan Tiongkok meningkat 101,2 persen sehingga dengan kuat mendukung pengentasan pandemi di seluruh dunia.

Kemakmuran perdagangan luar negeri Tiongkok juga tidak terpisahkan dari kebijakan pemerintah Tiongkok yang memprioritaskan pertumbuhan mantap ekonomi. Kebijakan-kebijakan yang dilaksanakan Tiongkok, antara lain, meningkatkan dukungan pendanaan terhadap UMKM dan industri manufaktur, mengoptimalkan kemudahan berusaha, meningkatkan fasilitasi perdagangan lintas wilayah serta mendorong reformasi dan pembaruan terkait fasilitasi investasi dan perdagangan di zona perdagangan bebas dan lain sebagainya. Berkait pelaksanaan kebijakan-kebijakan tersebut, kedinamisan pasar terus digairahkan sehingga dengan kuat mendorong pertumbuhan perdagangan luar negeri Tiongkok.

Perkembangan perdagangan luar negeri Tiongkok telah menunjukkan peranan yang semakin menonjol terhadap rantai industri dan rantai pasokan global. Pada 2021, ekspor dan impor Tiongkok dengan semua mitra perdagangan utama mengalami peningkatan stabil. Di antaranya, ekspor dan impor dengan negara-negara berkembang yang bergabung dalam Inisiatif Sabuk dan Jalan mengalami laju pertumbuhan yang lebih cepat untuk mencapai 23,6 persen, atau lebih tinggi 2,2 persen dibanding laju pertumbuhan keseluruhan.

Adapun tahun 2022, diperkirakan perdagangan luar negeri Tiongkok masih akan menghadapi imbas pandemi yang naik turun serta lingkungan eksternal yang kian kompleks, namun di tengah unsur-unsur ketidakpastian tersebut, yang pasti ialah fondasi pokok ekonomi Tiongkok yang cenderung terus membaik tidak akan berubah, dan akan terus menyediakan tunjangan kuat bagi pertumbuhan mantap perdagangan luar negeri. Tiongkok berkeyakinan kuat akan terus menangani urusannya sebaik-baiknya, dan akan terus memberikan tenaga pendorong yang baru bagi pertumbuhan perdagangan global dan pemulihan ekonomi dunia.

favorite 1 likes

question_answer 0 Updates

visibility 244 Views

Update
No Update Available
Related News
Xi Jinping: Tiongkok akan wujudkan kemakmuran bersama
Dunia adalah milik semua orang - tiga pidato Davos Presiden Xi Jinping
Laju pertumbuhan ekonomi Tiongkok sepanjang 2021 capai 8,1%
×