Kamis, 06 Oktober 2022 14:24

Terulangnya tragedi George Flyod sangat memalukan bagi AS

Luar Negeri

Baru-baru ini dalam sidang ke-51 Dewan Pengurus HAM PBB, wakil Tiongkok menyampaikan keprihatinan serius atas penegakan hukum diskriminatif terhadap etnis-etnis minoritas yang terjadi di sejumlah negara terutama AS. Tiongkok menuntut mereka dengan sungguh-sungguh mengimplementasi Deklarasi dan Program Aksi Durban untuk menghindari terulangnya tragedi George Floyd.

Merujuk data statistik, setahun pasca pembunuhan George Flyod, polisi di AS sedikitnya telah membunuh 229 warga keturunan Afro-Amerika. Sejak memasuki tahun ini, di AS berturut-turut terjadi sejumlah kasus kekerasan yang dilakukan pihak kepolisian dalam proses penegakan hukum terhadap warga keturunan Afrika. Kebrutalan para penegak hukum sangat mengerikan.

Mengapa penegakan hukum terhadap warga etnis minoritas keturunan Afrika-Amerika selalu diwarnai kekerasan? Hal ini sebenarnya mencerminkan rasialisme yang berakar di masyarakat AS sejak lama. Dalam waktu 50 tahun yang lalu, kemajuan rasial sejati tidak pernah terjadi AS.

Para analis menunjukkan, di AS masa kini, masyarakat etnis minoritas hanya dipentingkan sesaat diperlukan ‘politik pemilihan’ karena para politikus AS sama sekali tidak berminat atau termotivasi untuk memperbaiki berbagai kekurangan sistematik yang melahirkan rasialisme.

Pada Agustus lalu, Komite Eliminasi Diskriminasi Rasial PBB mengkritik AS masih belum menyelesaikan masalah diskriminasi ras yang berakar di negerinya. Dalam sidang ke-51 Dewan Pengurus HAM PBB, para peserta menuntut AS mengambil tindakan yang sungguh-sungguh untuk menyelesaikan rasialisme sistematik di negerinya.

Kami mengimbau AS dengan sungguh-sungguh mendengarkan kritik masyarakat internasional untuk memperbaiki HAM dalam negeri, secara menyeluruh mengevaluasi dan mengubah segala hukum, kebijakan dan regulasinya yang bersifat diskriminatif, secara tuntas menyelidik kasus-kasus kekerasan yang terjadi dalam proses penegakan hukum, mengusut tanggung jawab para pelakunya, serta memberikan kompensasi kepada para korban.

favorite 0 likes

question_answer 0 Updates

visibility 97 Views

Update
No Update Available
Related News
Tiongkok dan Kuba bakal perdalam hubungan persahabatan istimewa pada era baru
Distributor sayur
KCJB: Jembatan bahagia Tiongkok-Indonesia yang saling menguntungkan dan menang bersama
×