Jumat, 18 November 2022 09:30

Xi Jinping temui Presiden Filipina

Luar Negeri

Presiden Tiongkok Xi Jinping mengadakan pertemuan dengan Presiden Filipina Ferdinand Romualdez Marcos Jr di Bangkok, Thailand pada Kamis sore kemarin (17/11).

Xi Jinping menunjukkan, Tiongkok memandang hubungan dengan Filipina dari ketinggian strategis. Saat berbicara lewat panggilan teleopon pada Mei lalu, kita telah mencapai serangkaian kesepakatan terkait pengembangan hubungan Tiongkok-Filipina, kedua pihak memastikan bidang kerja sama yang penting, antara lain, pertanian, infrasruktur, energi dan pertukaran antar masyarakat. Kedua pihak hendaknya berupaya membangun titik terang kerja sama, meningkatkan kualitas kerja sama, demi menyejahterakan rakyat kedua negara. Tiongkok bersedia mewarisi persahabatan tradisional dengan Filipina, meneruskan kerja sama, bersama mengupayakan kemakmuran masing-masing negara, dan bersama menulis lembaran baru persahabatan Tiongkok-Filipina.

Xi Jinping menekankan, Tiongkok bersedia memelihara komunikasi rutin dengan Filipina, terus memperhatikan keprihatinan pihak lain. Kedua pihak hendaknya terus memperalam sinergi antara Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra dan rencana pembangunan Filipina,dengan sebaik-baiknya membangun proyek Jembatan Dabaw-Samal, menjajaki kerja sama ‘Dua Taman Dua Negara’, meningkatakan kerja sama di bidang energi, pendidikan dan kesehatan publik.

Tiongkok bersedia memperbesar impor produk pertanian dan produk sampingan yang unggul dari Filipina. Kedua pihak hendaknya mengambil lebih banyak tindakan untuk meningkatkan pertukaran antar masyarakat dan kebudayaan, memperkukuh fondasi persahabatan antara rakyat kedua negara. Pada masalah Laut Tiongkok Selatan, kedua pihak hendaknya meneruskan kosultasi bersahabat, dan dengan sebaik-baiknya menyelesaikan perselisihan.

Tiongkok dan Filipina sebagai dua negara berkembang di Asia hendaknya mempertahankan kemandirian strategis, mempertahankan perdamaian, keterbukaan dan inklusivitas, memegang teguh pada arah tepat kerja sama regional, bersama melawan unilateralisme dan hegemonisme, bersama memelihara keadilan dan kebenaran, memelihara perdamaian dan stabilitas kawasan ini.

Marcos Jr sekali lagi mengucapkan selamat atas digelarnya dengan sukses Kongres Nasional ke-20 PKT, mengucapakan selamat kepada Presiden Xi Jinping yang kembali terpilih sebagai Sekjen Komite Sentral PKT. Dikatakannya, hal ini tidak saja mendatangkan lebih banyak stabilitas kepada perekmbangan Tiongkok pada masa depan, tapi juga menguntungkan kawasan ini bahkan seluruh dunia. Filipina dan Tiongkok memiliki sejarah persahabatan selama seribu tahun. Sejak menjalin hubungan diplomatik, kerja sama antara kedua negara di berbagai bidang terus meningkat.

Tiongkok mendukung dan membantu Filipina melakukan pembangunan, dan telah memberikan kontribusi penting, sehingga saling percaya antara Tiongkok dan Filipina terus ditingkatkan. Filipina berharap menggali potensi dengan Tiongkok, memperkuat kerja sama di bidang infrastruktur, energi, pertanian dan pertukaran antar masyarakat, membangun hubungan bilateral yang lebih stabil dan lebih kuat. Dirinya selalu berpendapat masalah maritim tidak boleh mendampak hubungan Filipina-Tiongkok, kedua pihak dapat meningkatkan lebih lanjut komunikasi.

Filipina akan terus mempertahankan kebijakan Satu Tiongkok, mempertahankan prinsip perdamaian, mempertahankan kebijakan diplomatik mandiri, tidak akan memihak. Filipina bersedia aktif berkonsultasi dengan Tiongkok untuk menjajaki eksploitasi gas dan minyak di laut.

favorite 0 likes

question_answer 0 Updates

visibility 90 Views

Update
No Update Available
Related News
Tiongkok dan Kuba bakal perdalam hubungan persahabatan istimewa pada era baru
Distributor sayur
KCJB: Jembatan bahagia Tiongkok-Indonesia yang saling menguntungkan dan menang bersama
×