Jumat, 17 Maret 2023 13:51

Solusi Tiongkok adalah jawaban menuju modernisasi

Luar Negeri

Pada hari Rabu lalu (15/3) di Beijing, Presiden Tiongkok Xi Jinping menghadiri Dialog Tingkat Tinggi Partai Komunis Tiongkok (PKT) dan Partai Politik Dunia, serta menyampaikan pidatonya. Xi Jinping secara sistematik memaparkan pemahaman PKT dalam menjajaki jalan modernisasi, menjawab serangkaian pertanyaan seputar jalan modernisasi, dan untuk pertama kalinya mengajukan Inisiatif Peradaban Global yang dianggap sebagai solusi Tiongkok untuk mendorong proses modernisasi dunia dan kemajuan peradaban manusia.

Mewujudkan modernisasi merupakan keinginan umum masyarakat internasional. Karena tahap pembangunan serta sejarah dan budaya yang berbeda, setiap negara mempunyai pemahaman yang tidak sama terhadap modernisasi. Dewasa ini, sejumlah tantangan dan krisis melanda, proses modernisasi masyarakat manusia kembali berada pada persimpangan sejarah.

Menghadapi sejumlah pertanyaan mendalam mengenai jalan modernisasi seperti “modernisasi seperti apa yang sebenarnya kita butuhkan? Bagaimana cara mewujudkan modernisasi?”, Presiden Xi secara mendalam memaparkan pandangannya dan memberikan solusinya, menunjukkan kecerdasan politik dan tanggung jawab dari pemimpin partai politik terbesar di dunia.

“Modernisasi bukanlah ‘produk paten’ milik beberapa negara, juga bukan ‘pilihan tunggal’ yang mengesampingkan pilihan lainnya”, “memadamkan cahaya orang lain tidak akan lebih menerangi diri sendiri; merintangi jalan orang lain juga tidak akan membantu diri sendiri berjalan lebih jauh”, penjelasan yang filsafat tersebut telah membuktikan, bagi sebuah negara, jalan menuju modernisasi tidak hanya harus menaati peraturan umum modernisasi, tapi juga harus berdasarkan keadaan dan karakter negerinya sendiri, serta menjunjung pembagian bersama peluang dan menciptakan masa depan bersama.

Hal tersebut bukan hanya diajukan oleh PKT, tapi juga dipraktikkan dalam modernisasi ala Tiongkok yang dipimpin oleh PKT. Kongres Nasional ke-20 PKT yang digelar pada bulan Oktober lalu telah meringkas dan memaparkan teori modernisasi ala Tiongkok secara mendalam. Dalam dialog kali ini, Xi Jinping sekali lagi membentangkan makna dari modernisasi ala Tiongkok kepada dunia, menekankan “berupaya menjadikan prestasi modernisasi ala Tiongkok sebagai peluang baru pembangunan dunia, memberikan daya penggerak baru untuk menjajaki jalan modernisasi umat manusia, serta memberikan kontribusi baru bagi inovasi teori dan praktik modernisasi masyarakat manusia”. Ketiga ‘baru’ itu sepenuhnya membuktikan, perwujudan modernisasi di Tiongkok merupakan pertumbuhan dari kekuatan perdamaian dunia dan kekuatan adil internasional.

Dalam proses pendorongan modernisasi, berbagai peradaban yang diciptakan manusia telah memberikan sumbangan yang penting. Dalam dialog kali ini, Xi Jinping untuk pertama kalinya mengajukan Inisiatif Peradaban Global, ia mengimbau masyarakat internasional untuk bersama-sama menghormati keanekaragaman peradaban dunia, mengembangkan nilai bersama seluruh umat manusia, mementingkan pewarisan dan inovasi peradaban, serta meningkatkan pertukaran dan kerja sama hubungan antar masyarakat internasional. Opini umum internasional berpendapat, Inisiatif Peradaban Global merupakan salah satu gagasan penting Tiongkok yang disumbangkan kepada dunia, menyusul gagasan pembentukan komunitas senasib sepenanggungan umat manusia, Inisiatif Pembangunan Global (GDI) dan Inisiatif Keamanan Global (GSI).

Dewasa ini, beberapa negara Barat masih menggembar-gemborkan ‘supremasi peradaban’, ‘konfrontasi peradaban’, menyombongkan ‘nilai universal’ yang dipimpin oleh negara tertentu, dan memaksakan negara lain menjunjung konsep politik dan pola sistem kapitalisme, hal tersebut hanya akan merintangi kemajuan peradaban dan proses modernisasi umat manusia.

Menjunjung kesetaraan, saling belajar, berkomunikasi, dan inklusifitas antara peradaban yang berbeda, serta mengembangkan nilai bersama seluruh umat manusia yaitu perdamaian, pembangunan, kesetaraan, adil, demokratik dan bebas, sepenuhnya menggali nilai zaman dari histori dan kebudayaan mancanegara, anjuran-anjuran tersebut bermanfaat bagi perkembangan peradaban dunia untuk menuju ke arah yang seimbang, positif, dan damai, dan juga bermanfaat bagi penyelesaian sejumlah masalah yang dihadapi umat manusia.

Xi Jinping juga mengajukan untuk menjajaki pembentukan jaringan kerja sama dialog peradaban global, hal tersebut akan menyediakan platform baru bagi pertukaran dan saling pembelajaran antar peradaban yang berbeda. Sebenarnya, mulai dari menyelenggarakan Dialog Tingkat Tinggi PKT dan Parpol Dunia, KTT PKT dan Pemimpin Parpol Dunia, sampai Konferensi Dialog Peradaban Asia dan berupaya membangun ‘Sabuk dan Jalan’ menjadi jalan peradaban, PKT selalu mendorong pertukaran dan saling pembelajaran antar peradaban yang berbeda, serta mendorong saling pengertian antar rakyat berbagai negara.

Saat ini, manusia kembali berdiri pada persimpangan zaman, partai politik sebagai kekuatan penting yang memimpin dan mendorong proses modernisasi wajib memberikan jawabannya. PKT sebagai partai politik terbesar di dunia, telah memberi jawabannya. Di masa mendatang, dalam proses mendorong modernisasi ala Tiongkok, PKT akan berupaya mendorong pembangunan berkualitas tinggi, menjaga kesetaraan dan keadilan internasional, mendorong pertukaran dan saling pembelajaran antar peradaban, serta menunjukkan citra negara besar yang bertanggung jawab.

favorite 0 likes

question_answer 0 Updates

visibility 336 Views

Update
No Update Available
Related News
Sungai Yangtze yang jernih seperti satu gambaran indah yang baru
Mengapa mereka menjadikan Pasar Tiongkok sebagai tujuannya?
Tiongkok percepat pembentukan Jaringan Transportasi Komprehensif Tiga Dimensi
×