Presiden Tiongkok Xi Jinping hari Kamis pagi ini (3/5) mengikuti aktivitas penanaman pohon wajib di Beijing.
Beliau menekankan bahwa penanaman pohon merupakan salah satu sesi penting dalam pembangunan peradaban ekologis.
Berbagai daerah dan berbagai badan hendaknya lebih lanjut beraksi, memobilisasi masyarakat secara aktif berpartisipasi dalam kegiatan penghijauan, mengimplementasi ide pembangunan hijau, mengembangkan budaya ekologis, mengumpulkan kekuatan megah untuk bersama membangun Tiongkok yang indah, agar tanah air semakin hijau dan indah penuh dengan vitalisasi.
Di sela-sela menanam pohon, Xi Jinping sempat berbincang mesra dengan masyarakat pendamping. Beliau mengatakan dewasa ini tingkat tutupan hutan Tiongkok sudah melampaui 25%, dan sekaligus menyumbangkan sekitar 25% luas tanah penghijauan yang baru di dunia.
Melalui upaya secara konsisten, gurun Taklamakan sudah dikelilingi dengan pohon dan padang rumput, tanah gersang Horqin kembali memperlihatkan pemandangan padang rumput, hasil-hasil tersebut sangat berharga.
Rakyat dapat terasa langsung dan dekat terhadap perbaikan lingkungan ekologi secara konsisten.
Sementara itu, kita seharusnya memperhatikan bahwa volume total sumber daya kehutanan dan padang rumput masih kurang, kualitas dan efisien masih kurang memuaskan. Hendaknya dengan sungguh-sungguh menyelesaikan masalah menonjol, berupaya mencapai prestasi yang lebih baik.
Xi Jinping menekankan bahwa, penanaman pohon wajib merupakan aksi nasional, seharusnya dipertahankan dari generasi ke generasi.
Berbagai badan hendaknya meningkatkan kesadaran tanggung jawab, memperbarui cara partisipasi, menguatkan dukungan layanan, agar aktivitas tersebut dapat berlangsung dengan sungguh-sungguh dan baik, terus meningkatkan efisien nyata penghijauan.